MA'HAD ISLAM TERPADU AL- KHAIRIYYAH, SEKOLAH DAN PONDOK PESANTREN.....................DENGAN MOTTO: BERILMU AMALIYAH - BERAMAL ILMIYAH - MENJAGA UKHUWWAH ...........................YAYASAN MIT ALKHAIRIYYAH KARAWANG MENERIMA SEGALA BENTUK DONASI YANG HALAL DAN TIDAK MENGIKAT; MELALUI BANK JABAR . No. Rekening : 0014732411100 atas nama : Pondok Pesantren Al-Khairiyyah Karawang...........................Facebook: khaeruddin khasbullah.....

SEPUTAR AL-KHAIRIYYAH (facebook:: https://www.facebook.com/khaeruddin.khasbullah)

Senin, 23 Juni 2014

QORIN


JIN QORIN




Oleh: H. Khaeruddin Khasbullah

Dalam Surat Qoof 50:27 diceriterakan terjadinya perdebatan dipengadilan akherat nanti antara manusia dan QORIN (TEMAN DEKAT) nya yang ketika itu sedang diadili oleh Allah karena kedurhakaannya kepada Alloh. Ketika diadili, anak manusia akan berusaha menyalahkan QORIN nya, dan ketika itu pula sang QORIN membantahnya, alias saling tuduh diantara mereka:


[50:27] QORIIN (Yang menyertai dia) berkata (pula) : "Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh".

[50:28] Allah berfirman : "Janganlah kamu bertengkar dihadapan-Ku, padahal sesungguhnya Aku dahulu telah memberikan ancaman kepadamu ".

[50:29] Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Ku.
Dalam Tafsir Ibnu Katsier dijelaskan:
 
( قال قرينه ) : قال ابن عباس ، ومجاهد ، وقتادة ، وغيرهم : هو الشيطان الذي وكل به : ( ربنا ما أطغيته ) أي : يقول عن الإنسان الذي قد وافى القيامة كافرا ، يتبرأ منه شيطانه ، فيقول : ( ربنا ما أطغيته ) أي : ما أضللته ، ( ولكن كان في ضلال بعيد ) أي : بل كان هو في نفسه ضالا قابلا للباطل معاندا للحق

 "(lafadz) "Berkatalah Qorin nya": Ibnu Abbas, Mujahid dan Qotadah dan selain mereka menyatakan bahwa yang dimaksud dengan QORIN itu adalah SYETAN yang di diberikan kesempatan untuk menggodanya. (Syetan itu berkata): "Wahai Tuhanku, aku tidak menjerumuskannya (Syetan berkata tentang manusia yang telah diwafatkan dalam keadaan kafir. Syetan berlepas diri dari manusia tersebut), seraya berkata: "Aku tidak menyesatkannya....Akan tetapi dia sendiri berada dalam kesesatan yang jauh" . Artinya: Manusia itu sendiri yang berada dalam kesesatan  dan dalam keadaan menerima pada sesuatu yang bathil dan menolak kebenaran.


Siapakah QORIN yang dimaksud itu?

Dalam Tafsir At- Thobari Surat Az- Zukhruf ayat 36- 37 disebutkan

(37 )
يقول - تعالى ذكره - : ومن يعرض عن ذكر الله فلم يخف سطوته ، ولم يخش عقابه ( نقيض له شيطانا فهو له قرين ) يقول : نجعل له شيطانا يغويه فهو له قرين : يقول : فهو للشيطان قرين ، أي يصير كذلك

"Barang siapa yang berpaling dari peringatan Dzat Yang Maha Rohman, maka kami akan menjadikan buat mereka Syetan sebagai QORIN nya. Dan sesungguhnya mereka (para syetan) akan menjauhkan dia dari jalan (Allah) dan sesungguhnya mereka menyangka mendapatkan petunjuk kebenaran".

At- Thobari menjelaskan: Barang siapa yang berpaling dari peringatan Dzat Yang Maha Rohman, sehingga mereka tidak takut akan murka Nya dan tidak gentar akan adzab Nya, kami akan jadikan buat mereka Syetan yang menggodanya dan DIA MENJADI TEMAN  DEKAT NYA (QORIN). Dia (At- Thobary) berkata : dan manusia itupun MENJADI QORIN bagi Syetan. Artinya: dia pun menjadi seperti itu ( seperti Syetan).

Berdasar beberapa hadist dari baginda Rasululloh, ada pengertian QORIN yang lebih khusus.

Nabi Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- menjelaskan bahwasanya setiap diri manusia pasti memiliki Qorin dari golongan jin.
Dari Ibnu Mas’ud -radhiallahu’anhu-, Nabi Muhammad -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- telah bersabda:
ما منكم من أحد إلاوقد وكل به قرينه من الجن
“Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qorin (pendamping) dari golongan jin.” Para shahabat bertanya: “Termasuk Anda, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab:
وَإِيَّايَ إِلاَّ أَنَّ اللَّه أَعَانَنِي عَلَيْهِ فَأَسْلَمَ فَلا يَأْمُرنِي إِلاَّ بِخَيْرٍ
“Termasuk saya, hanya saja Allah membantuku untuk menundukkannya, sehingga dia masuk Islam. Karena itu, dia tidak memerintahkan kepadaku kecuali yang baik.” (Hadits Riwayat Muslim).
Imam An-Nawawi mengatakan: “Dalam hadis ini terdapat peringatan keras terhadap godaan jin qorin dan bisikannya. Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- memberi tahu bahwa dia bersama kita, agar kita selalu waspada sebisa mungkin”. (Syarh Shahih Muslim, 17:158).
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajid menjelaskan:
“Berdasarkan perenungan terhadap berbagai dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah dapat disimpulkan bahwa tidak ada tugas bagi jin qorin selain menyesatkan, mengganggu, dan membisikkan was-was (bisikan syaitan). Godaan jin qorin ini akan semakin melemah, sebanding dengan kekuatan iman pada disi seseorang.” (Fatawa Islam, tanya jawab, no. 149459).

Dari berbagai sumber, diantaranya:
http://library.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?idfrom=4424&idto=4424&bk_no=50&ID=4468
http://quranic-healing.blogspoot.com/2012/07/beda-bisikan-dan-kemampuan-jin-qarin_7888.html.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar