MA'HAD ISLAM TERPADU AL- KHAIRIYYAH, SEKOLAH DAN PONDOK PESANTREN.....................DENGAN MOTTO: BERILMU AMALIYAH - BERAMAL ILMIYAH - MENJAGA UKHUWWAH ...........................YAYASAN MIT ALKHAIRIYYAH KARAWANG MENERIMA SEGALA BENTUK DONASI YANG HALAL DAN TIDAK MENGIKAT; MELALUI BANK JABAR . No. Rekening : 0014732411100 atas nama : Pondok Pesantren Al-Khairiyyah Karawang...........................Facebook: khaeruddin khasbullah.....

SEPUTAR AL-KHAIRIYYAH (facebook:: https://www.facebook.com/khaeruddin.khasbullah)

Rabu, 02 Juni 2010

@ ARAH QIBLAT - BAGAIMANA MENGOREKSINYA?

15 - 16 Juli
CUACANYA AMAT MENDUKUNG UNTUK MENCOCOKKAN ARAH KIBLAT
Oleh: H.Khaeruddin Khasbullah

Menunggu saat matahari tepat diatas Ka'bah.

Saat yang tepat untuk mencocokkan arah Kiblat adalah saat dimana Matahari TEPAT diatas Ka'bah. Ini terjadi dalam tiap tahun dua kali kesempatan, yakni:



1- Pada setiap tanggal 27- 28 Mei tepat pada jam 16.18 WIB.
2- Pada setiap tanggal 15- 16 Juli tepat pada jam 16.27 WIB.

Pada tanggal 27 - 28 Mei yang lalu, kami yakin banyak kaum muslimin sudah mencoba untuk melakukan ROSHDUL QIBLAH, yakni melakukan PENCOCOKAN ARAH QIBLAT berdasarkan arah bayangan matahari saat matahari TEPAT BERADA DIATAS KA'BAH. Apalagi beberapa media televisi telah meng- Ikhbarkan fenomena ini. Namun berdasarkan pengalaman,di Bulan Mei pada beberapa daerah tertentu kondisi cuacanya kurang mendukung karena pada bulan Mei tersebut biasanya masih ada sisa- sisa musim hujan yang berakibat matahari tertutup awan pada saat dilakukan observasi.

Nah pada bulan Juli tanggal 15- 16- Juli nanti dapat diperkirakan cuacanya akan lebih mendukung dibanding cuaca pada bulan Mei, sehingga bagi mereka yang gagal melakukan observasi pada bulan Mei, insya Allah akan berhasil melakukannya pada bulan Juli nanti.

Menerawang Qiblat

Dikebanyakan Mihrob, pada ketinggian +/- 1,5 meter, sering ada satu lubang berdiameter +/- 5 cm- 10 cm yang menembus dinding keluar.

Disebagian daerah, terutama didaerah yang memiliki situs islamy kuno, sebagian masyarakat percaya bahwa pak kiyai atau imam masjid zaman dulu adalah orang yang sudah memiliki tataran ilmu yang diluar kemampuan nalar manusia sehingga melalui lubang mihrob itu, pak kiyai mampu dan dapat menerawang ke Mekah dengan menggunakan mata batinnya, sehingga Mesjid yang dibangunnya saat itu bisa tepat mengarah ke Qiblat.


Benarkah seperti itu?

Seperti kita ketahui karena kemiringan posisi sumbu bumi terhadap matahari = 66º.30’, maka pada saat bumi berputar mengelilingi matahari, akan dilihat oleh manusia dibumi seakan- akan matahari bergeser secara periodic keutara – ketengah – keselatan dan sebaliknya sepanjang masa. Bagi orang yang ada di katulistiwa, mulai tanggal 21 Maret, disana matahari saat lohor (jam 12.00) akan berada tepat diatas kepalanya, kemudian sedikit demi sedikit matahari tiap hari bergeser ke utara sampai sejauh- jauhnya 23º.30’ (90º. – 66º.30’ = 23º.30’) - yakni pada 21- Juni, setelah itu matahari balik ketengah- sejajar garis katulistiwa, yakni bertepatan dengan tanggal 22- September. Kemudian tampak matahari bergerak keselatan sampai sejauh- jauhnya 23º.30’ – yakni pada tanggal 23 Desember, kemudian setelah itu matahari seperti bergeser kembali ke titik tengah lagi. Demikian terus menerus bolak- balik sepanjang masa.

Roshdul Qiblah

Nah, pada suatu saat, yakni setiap tanggal 27 + 28 Mei dan tanggal 15 + 16 Juli, lintasan matahari akan berada pada garis lintang kota Mekah, yakni 21.30’. Maka saat jam 12.00 (Lohor) di Mekah, (yakni bertepatan +/- pada jam 9. 27 GMT, atau +/- jam 16. 27 WIB), MATAHARI AKAN BERADA TEPAT DIATAS KA’BAH, sehingga pada saat tersebut diseluruh lingkaran siang di bumi ini, bayang- bayang/ garis sinar mataharinya AKAN MENGARAH KE KA’BAH.




Gb. Lintasan matahari tgl 27 + 28 Mei/ 15 + 16 Juli
(21º.30’dari katulistiwa)

Keadaan diatas dalam ilmu falak (astronomy) disebut YAUM ROSHD AL- QIBLAH, atau hari mencocokkkan arah qiblat.

Dengan demikian, maka pada jam dan tanggal tersebut diatas, sinar matahari akan menerobos lubang mihrob dan semua celah- celah yang ada dengan arah tepat lurus menuju Qiblat, sehingga mihrob/ masjid yang qiblatnya benar, pasti dindingnya segaris dengan arah sinar yang masuk. Sebenarnya tidak hanya melalui mihrob, kita juga dapat melihat semua sinar yang masuk, baik melalui celah- celah pintu, jendela atau lubang yang ada, tiang listrik atau dinding pojok rumah arahnya mengarah tepat kekiblat.

Anda juga dapat berdiri tepat ditengah DEPAN mesjid/ musholla anda. Bila Qiblat mesjid/ musholla anda benar, maka anda akan melihat bahwa puncak kubah mesjid anda tepat searah dengan POSISI matahari.











Arah garis sinar matahari
Dari lubang mihrob
Gb.a Gb.b Gb.c
Qiblat mesjid Qiblat mesjid Qiblat mesjid
Kurang kekanan Kurang kekiri Tepat ke Mekah


Nah, jangan lupa, tinggal beberapa hari lagi, silahkan periksa qiblat mesjid/ tempat ibadah anda dibandingkan dengan arah sinar dan bayang- bayang yang terjadi pada jam dan waktu tersebut diatas. Dengan demikian, andapun akan termasuk seseorang yang “mumpuni, yang mampu menerawang Qiblat mesjid anda”.

Jangan lupa, tandai garis sinar tersebut dilantai mesjid/ musholla dengan spidol permanent atau cat, bagi yang arah bayangannya tidak lurus. Itulah koreksi arah Qiblat yang tepat ditempat ibadah anda TANPA PERLU MENGGUNAKAN ALAT APAPUN.

Antipoda:

Bagi daerah yang saat Mekah jam 12.00 keadaannya masih siang, Yaum Roshdul Qiblahnya:
1- 27 dan 28 Mei, tepat jam 9.18 GMT = 16.18 WIB.
2- 15 dan 16 Juli, tepat jam 9.27 GMT = 16.27 WIB.

Namun bagi daerah yang saat Mekah jam 12.00 keadaannya sudah malam (antipoda), Yaum Roshdul Qiblahnya:
1- 28 Nopember jam 21.09 GMT
2- 16 Januari jam 21,29 GMT

Mungkin ada yang bertanya,bukankah pada bulan Nopember dan Januari itu posisi matahari ada di sebelah selatan katulistiwa, sedang Ka'bah itu berada di Mekah dengan koordinat 39.58 BT; 21.30 Lintang Utara?

Jawabannya : Benar,
Namun perlu diketahui bahwa bumi itu bentuknya diasumsikan mendekati bulat seumpama buah jeruk. Jika seandainya pada bulatan bumi tersebut DITUSUK/ ditarik garis tegak lurus menembus bola dunia itu, maka akan menembus pada suatu titik 180 derajat dengan koordinat KEBALIKAN dari koordinat aslinya, yakni akan tiba kira- kira pada kota PEPETE di kepulauan TUOMUTU polynesia Perancis, yakni pada posisi 21.30' Lintang Selatan.

Nah pada tanggal 28 Nopember dan 16 Januari pada jam- jam tersebut diatas, matahari akan kurang lebih berada diatas Kota Pepetee sehingga bayangan mataharinya dari seluruh dunia pada belahan dimana saat matahari diatas Ka'bah itu sudah malam, akan mengarah ke kota Pepetee, dan bayangan sebaliknya akan mengarah ke Kiblat.

Nah jangan lupa, nanti tanggal 15- 16 Juli tepat pada jam 16.27, sekali lagi kita lakukan observasi arah Qiblat. Insyaallah pekerjaan sederhana ini akan bernilai ibadah Jariyah, karena dengan melakukan koreksi arah Ka'bah yang lebih tepat, akan mengantarkan semua orang yang sholat ditempat itu akan lebih absah, dan anda akan selalu mendapatkan balasannya setiap ada orang yang sholat disana. amiin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar