MA'HAD ISLAM TERPADU AL- KHAIRIYYAH, SEKOLAH DAN PONDOK PESANTREN.....................DENGAN MOTTO: BERILMU AMALIYAH - BERAMAL ILMIYAH - MENJAGA UKHUWWAH ...........................YAYASAN MIT ALKHAIRIYYAH KARAWANG MENERIMA SEGALA BENTUK DONASI YANG HALAL DAN TIDAK MENGIKAT; MELALUI BANK JABAR . No. Rekening : 0014732411100 atas nama : Pondok Pesantren Al-Khairiyyah Karawang...........................Facebook: khaeruddin khasbullah.....

SEPUTAR AL-KHAIRIYYAH (facebook:: https://www.facebook.com/khaeruddin.khasbullah)

Jumat, 02 Oktober 2015

BERSIAP UNTUK LEBIH MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLOH





BERSIAP UNTUK LEBIH MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLOH
Oleh: H. Khaeruddin Khasbulloh



Alloh berfirman:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا ۖ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۖ وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا ۚ حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي ۖ إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ ( الأحقاف 15

Periode manusia dalam Al- Qur’an:

1- Alam Ruh. 

“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi anak cucu Adam keturunan mereka dan Alloh mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman): “Bukankah aku ini Tuhanmu?”. Mereka menjawab:”Betul Engkau Tuhan kami, kami bersaksi……”.(Al- A’rof 172).

2- Pra natal periode, masa janin.
Dalam Al- Qur’an Surat Al- Ahqof diatas, masa ini disebutkan dengan masa dalam kandungan selama 9 bulan.

3- Infancy periode/ periode menyusu.
Dalam ayat diatas, masa  kehamilan dan menyusui  adalah 30 bulan.

4- Teenager/ puber periode / masa akil baligh.
Dalam fikih, disebutkan bahwa mulainya akil baligh adalah umur 15 tahun bagi laki- laki dan 9 tahun bagi perempuan. Menurut Hurlock (1981) remaja adalah mereka yang berada pada usia 12-18 tahun. Monks, dkk (2000) memberi batasan usia remaja adalah 12-21 tahun. Menurut Stanley Hall (dalam Santrock, 2003) usia remaja berada pada rentang 12-23 tahun. Berdasarkan batasan-batasan yang diberikan para ahli, bisa dilihat bahwa mulainya masa remaja relatif sama, tetapi berakhirnya masa remaja sangat bervariasi. Dalam Islam, masa Puber dimulai sejak organ reproduksi tumbuh sempurna untuk membuahi ataupun dibuahi.

4- Masa dewasa
Hal itu biasanya ditandai dengan berakhirnya konflik-konflik dan gejolak masa remaja. Masa ini adalah masa berkarya dan aktualisasi kemampuan diri seseorang.
Beberapa ahli membagi periode ini secara garis besar menjadi beberapa fase sebagai berikut:
4.1 Masa dewasa awal (22- 40)
4.2 Masa dewasa puncak (40 – 45)
4.3 Masa dewasa madya (45 – 55)
4.4 Masa dewasa penuh (55 – 60)
4.6 Masa dewasa akhir (60- up)
Lihat: Levinson, dkk (1980).

Titik optimum masa dewasa ini sejak masa remaja berakhir sampai pada umur 40 tahun sebagaimana ayat diatas. Inilah masa- masa manusia mencapai taraf hidup yang mapan, dan ada jebakan disini yang sering disebut dengan masa puber ke 2. Bagi mereka yang beriman, akan timbul kesadaran untuk bersyukur atas segala karunia yang telah Alloh berikan kepadanya, seraya berkata: “ Wahai Tuhanku, berikan aku petunjuk agar aku bisa mensyukuri nikmat- Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhoi; dan berilah aku kebaikan yang mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh aku bertaubat kepada- Mu, dan sungguh aku termasuk orang orang- orang yang tunduk (kepada- Mu)”. Al- Ahqof 15. 

Alloh memuji seseorang yang sukses dalam hidup dan dalam bussines nya, namun tetap teguh dalam iman dan konsisten dalam berdzikir mengingat Alloh. Demikian firman Alloh dalam Surat An- Nur ayat 37:
رِجَالٌ لَّا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَن ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ۙ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالْأَبْصَارُ (37)

“Seseorang yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual beli / bisnisnya  dari mengingat Alloh, melaksanakan sholat dan menunaikan zakat. Mereka takut kepada hari ketika hati dan penglihatan menjadi goncang (hari kiamat)”. QS. An- Nuur 37.


Lengser Keprabon, Mandeg Pandito




هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا ۚ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبْلُ ۖ وَلِتَبْلُغُوا أَجَلًا مُّسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ (67)

“Dialah yang menciptakan kalian dari tanah, kemudian dari sperma, kemudian dari segumpal darah/zygote, kemudian mengeluarkan kalian sebagai bayi agar sampai masa kuat kalian dan (ada sampai) masa tua. Dan sebagian kalian wafat sebelum itu dan agar sampai pada batas ajal tertentu. Mudah- mudahan kalian menggunakan logika/ akal kalian” QS.Ghofir 67.
 

Dulu Pak Harto ketika ditanya, mengatakan nanti kalau tidak lagi jadi presiden, akan Madeg pandito ratu, yang kalau diartikan keinginan beliau pensiun untuk menjadi penasehat, pandito atau pendeta adalah tempat memohon nasihat.

Dalam tradisi timur, Seorang Ratu (Raja/ pejabat) setelah masa grahasta (bekuasa/berpolitik) ada step selanjutnya Lengser Keprabon, Mandeg Pandito menjadi wanaprasta (bertapa/ suluk) atau melepaskan ikatan dengan duniawi/ zuhud, setelah dapat lepas dari hal tersebut baru kemudian masuk ke step Zahid ‘Arif atau pendeta, di sini tugasnya pendeta hanya melayani masyarakat dengan nasihat-nasihat dan terus menerus mendekatkan diri kepada Alloh dengan laku suluk dan dzikir.

Lihat bait- bait lyrics Sholawat Tanpa Waton dari Gus Dur:
Astaghfirullah robal baroya
astaghfirullah minal khotoya
rabbi zidni ilman nafia
wawafiqni amalan sholihan

Ya rasulalla salamun alaik
ya rafi asyani waddaraji
atwatayyaji ratalalami
ya uhai laljuu diwal karami
………………………
·         Kelawan Alloh kang moho suci
Kudu rangkulan rino lan wengi
Ditirakati diriyadhohi............dilakukan dengan mesu raga, latihan pembersihan jiwa, banyak puasa
Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X..suluk: latihan jiwa dengan pengabdian tertentu seperti solat malam

Ka Alloh Anu Maha Suci
kudu ngaraketkeun diri beurang sarta peuting
ditarékahan kalayan éstuning - éstuning sacara ikhlas
dzikir sarta suluk ulah nepi ka poho 2x

Kepada Allah Yang Maha Suci
harus mendekatkan diri siang dan malam
diusahakan dengan sungguh - sungguh secara ikhlas
dzikir dan suluk jangan sampai lupa 2x
·         Uripe ayem rumongso aman
Dununge roso tondo yen iman
Sabar narimo najan pas pasan
Kabeh tinakdir saking pengeran 2X
hirupna tentram ngarasa aman
mantabnya rasa tandana iman
sabar narima cacak hirupna pas-pasan
kabéh nyaéta takdir ti Pangéran 2x

hidupnya tentram merasa aman
mantabnya rasa tandanya iman
sabar menerima meski hidupnya pas-pasan
semua adalah takdir dari Tuhan 2x
·         Kelawan konco dulur lan tonggo
Kang podho rukun podho trapsilo
Iku sunnahe, Rasul kang mulyo
Nabi Muhammad, Panutan Kito 2X
ka réncang, baraya sarta tatangga
anu rukun ulah paraséa
éta sunnahnya Rosul anu mulia
Nabi Muhammad tauladan urang 2x

terhadap teman, saudara dan tetangga
yang rukun jangan bertengkar
itu sunnahnya Rosul yang mulia
Nabi Muhammad tauladan kita 2x
·         Ayo nglakoni sakabehane
Allah kang bakal ngangkat drajate
Senajan ashor toto dhohire
Ananging mulyo maqom drajate 2X
hayu jalanan kabéhanana
Alloh anu baris mengangkat derajatna
Sanajan rendah tampilan dhohirna
tapi mulia maqam derajatnya disisi Alloh

ayo jalani semuanya
Allah yang akan mengangkat derajatnya
Walaupun rendah tampilan dhohirnya
namun mulia maqam derajatnya disisi Allah
·         Lamun palarasto ing pungkasane
Ora kesasar roh lan sukmane
Den gadang Allah swargo manggone
Utuh mayite ugo ulese 2X
sabot ajal geus datang di ahir hayatnya
henteu kasasar ruh sarta sukmanya
dipikasono Alloh surga tempatna
gembleng jasadnya ogé lawon kafannya 2x

ketika ajal telah datang di akhir hayatnya
tidak tersesat ruh dan sukmanya
dirindukan Allah surga tempatnya
utuh jasadnya juga kain kafannya 2x


Pada akhir kalimat ayat Al- Qur’an Surat Al- Ahqof diatas disebutkan pernyataan orang- orang yang sudah sampai pada maqom ini: “Sungguh aku bertaubat kepada- Mu, dan sungguh aku termasuk orang orang- orang yang tunduk (kepada- Mu)”. Al- Ahqof 15. Inilah hakekat fungsi manusia setelah selesai menunaikan tugas pekerjaannya, kemudian menfocuskan kepada pengabdian yang mutlak kepada sang Kholiq dan tentu saja pengabdian tanpa pamrih kepada masyarakat dan sesama, sesuai maqolah yang sering kita dengar : “Khoirun Naas, anfa’uhum linnaas” = sebaik- baik manusia adalah yang paling berguna bagi manusia.

Taubat dan Dzikir Akan Mengantar Kepada Ketenangan Jiwa.

Alloh berfirman:

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ)
 [الرعد :28]                        
“Yaitu orang- orang yang beriman dan hati mereka tenang karena berdzikir kepada Alloh. Ingat dengan berdzikir kepada Alloh, hati menjadi tenang”. Ar- Ro’du 28.

a- Dzikir Dengan Memperbanyak Istighfar dan bertobat.

Alloh berfirman: 

وَوَهَبْنَا لِدَاوُودَ سُلَيْمَانَ ۚ نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ . ص.(30)

Dan kami telah memberikan karunia kepada Dawud berupa Sulaiman (sebagai putranya). Sebaik- baik hamba yaitu yang banyak bertobat”. QS. Shod 30.

Dalam ayat lain Alloh berfirman: 

وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِب بِّهِ وَلَا تَحْنَثْ ۗ إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا ۚ نِّعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ.  ص.(44)

“(Hai Ayyub) ambilah sejumput rumput dan pukulkan dengan rumput itu dan jangan kamu melanggar sumpah. Sungguh kami mendapati (Ayyub) itu seorang yang sabar. Sebaik- baik hamba adalah yang banyak bertobat”. QS Shod 44.

Alloh juga menyatakan bahwa para solihin itu suka bertobat diwaktu akhir malam:

وَبِالْأَسْحَارِ‌ هُمْ يَسْتَغْفِرُ‌ونَ ﴿١٨ وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُ‌ومِ ﴿١٩

“Dan diwaktu akhir malam, mereka ber- istighfar (18) Dan pada harta mereka ada hak (untuk disumbangkan) kepada para peminta dan yang membutuhkan (19). QS. Adz- Dzaariyat. 18- 19.
Dalam ayat- ayat tersebut jelas bahwa salah satu akhlaq terpuji orang- orang sholeh itu- bahkan para Nabi- mereka sangat suka Self Correction dan bertobat.

b- Dzikir dengan Al- Qur’an dan Kalimah Thoyyibah

عن معاذ بن جبل قال: قال رسول الله : { ألا أخبركم بخير أعمالكم وأزكاها عند مليككم، وأرفعها في درجاتكم، وخير لكم من إنفاق الذهب والفضة، ومن أن تلقوا عدوكم فتضربوا أعناقهم، ويضربوا أعناقكم } قالوا: بلى يا رسول الله. قال:
{ ذكر الله عز وجل } [رواه أحمد].

Dari Mu’adz bin Jabal,
Rasululloh bersabda: “Maukah kalian saya beritahu tentang sebaik- baik amal kalian dan se bersih- bersih amal disisi Tuhan kalian, dan mengangkat lebih tinggi derajat kalian, dan lebih baik untuk kalian daripada infaq emas dan perak, dan lebih baik dibanding kalian bertemu musuh, kemudian kalian membunuh atau terbunuh (dalam peperangan)”. Mereka menjawab: Tentu,  ya Rasulalloh. Rasululloh bersabda: “Yaitu berdzikir kepada Alloh Yang Maha Perkasa dan Maha Agung.” . Hadist sohih riwayat Ahmad.

Tentang dzikir dengan Al- Qur’an dan kalimat thoyyibah sudah sangat mashur, kami hanya berikan satu dua contoh :

b.1 Dzikir dengan Al- Qur’an.

Rasululloh bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم ( خيركم من تعلم القرأن و علمه ) رواه البخاري ومسلم

Rasululloh bersabda: “Sebaik baik kalian adalah yang belajar Al- Qur’an atau mengajarkannya”. HR. Bukhory dan Muslim.

Membaca Al- Qur’an, walau tak mengerti maknanya, akan diberikan pahala, minimal 1 huruf dengan 10 kebaikan.

b.2 Tentang kalimah thoyyibah, hadist dibawah ini sudah mewakili pengertiannya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
: " كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ، ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ : سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ " .

Rasululloh bersabda: “ (Ada) dua kalimat, yang ringan diucapkan, berat ditimbangan akherat, sangat disukai oleh Yang Maha Rahman, yakni: Subhanallohi Wabihamdihi, subhanallohil ‘Adhim”. HR. Bukhory dan Muslim.

b.3. Dzikir dengan Asma’ul Husna

ولله الأسماء الحسنى فادعوه بها . الأعراف 179
“Dan bagi Alloh ada nama- nama yang Indah. Berdo’alah kalian dengannya”.

عَنْ أَنَسٍ أَنَّهُ كَانَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسًا وَرَجُلٌ يُصَلِّي ثُمَّ دَعَا " اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ " ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ( لَقَدْ دَعَا اللَّهَ بِاسْمِهِ الْعَظِيمِ الَّذِي إِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ وَإِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى ) .
رواه الترمذي ( 3544 ) وأبو داود ( 1495 ) والنسائي ( 1300 ) وابن ماجه ( 3858
، وصححه الألباني في " صحيح أبي داود

Dari Anas bin Malik, RA, sesungguhnya dia bersama Nabi duduk, kemudian ada seorang laki- laki  sholat kemudian berdo’a: “Wahai Alloh, aku memohon pada- Mu bahwa sungguhnya bagi- Mu segala puji, tiada tuhan selain Engkau Yang Maha Memberi, Pencipta langit dan bumi, wahai Yang Maha Agung dan Mulia, wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Mandiri.”. Maka Nabi bersabda: “Orang itu telah berdo’a dengan asma Nya yang Agung, yang apabila berdo’a dengan asma itu, pasti di ijabah dan bila diminta dengan nama itu pasti dikabulkan”. HR.Tirmidzi, Abu Dawud, Nasa’I dan Ibnu Majah. Hadist ini disahihkan oleh Albany dalam Sohih Abu Dawud.
Hadist diatas mengandung beberapa hal penting, yakni:

1- Sahabat berdo’a setelah sholat
2- Do’a nya tidak dalam hati, tapi didengar oleh Nabi dan sahabat Anas bin Malik
3- Do’anya diawali dengan menyebut Asmaul Husna.
4- Do’anya dipuji oleh Nabi dan kata Nabi: do’a seperti itu akan dikabulkan

Dan tentu saja, seutama-  utama Asmaul Husna yaitu kalimat Tauhid:

{ فَاعْلَمْ أَنَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ }
[ محمد : 19 ]

Alloh berfirman: “Ketahuilah, bahwa tiada tuhan yang patut disembah, kecuali hanyalah Alloh”. QS. Muhammad 19.

Rasululloh bersabda:

عن معاذ بن جبل قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: مَنْ كَانَ آَخِرُ كَلَامِه ِلاَ إِلهَ إِلَّا اللهُ دَخًلَ الْجَنَّةَ. رواه أبوداود والحاكم
.
 “Barang siapa yang akhir kalimatnya: “Laa ilaaha Illallooh”, maka ia akan masuk sorga”. HR. Abu Dawud dan Al- Hakim.

b.4 Dzikir dengan sholawat, terutama dimalam Jum’at.

Alloh berfirman dalam Surat Al- Ahzab 56:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً

“Sesungguhnya Alloh dan para Malaikatnya bersholawat kepada Nabi; wahai sekalian orang beriman, bersholawatlah kalian kepada Nabi dan ucapkan salam untuknya”.

Nabi bersabda:

"اَكْثرُوْا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاةِ فِيْ يَوْم ِالْجُمْعَةِ ؛ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِي ْتُعْرَضُ عَلَيَّ فِي كُلِّ يَوْمِ الْجُمْعَةِ ، فَمَنْ كاَنَ أَكْثرُهُمْ عَلَيَّ صَلاَةً ؛ كَانَ أَقْرَبُهُمْ مِنِّي مَنْزِلَةً
الراوي: أبو أمامة الباهلي المحدث: الألباني - المصدر: صحيح الترغيب - الصفحة أو الرقم: 1673خلاصة الدرجة: حسن لغيره

“Perbanyaklah oleh kalian bacaan sholawat kepadaku pada hari (dan malam) Jum’at, karena bacaan sholawat ummatku dihaturkan kepadaku setiap hari Jum’at. Maka barang siapa yang terbanyak sholawatnya, maka ia paling dekat tempatnya denganku”. Albany: Sohihut Targhib.



Sumber:
Al- Qur’anul Karim, Tafsir Ibnu Katsier, Tafsir Qurthuby, Kutubul Ahaadist, Al- Adzkar Lin- Nawawy, Muhammad Baitul Alim, Fase Perkembangan Manusia, Siti Rahayu dkk, Psikologi Perkembangan: Pengantar Dalam Berbagai Bagiannya, (Yogyakarta: Gajah Mada University Press. 1982), dll

Purwasari, 1- Oktober- 2015
Disiapkan untuk:
Acara Sillaturrahmi Alumni APDN/IIP Angkatan ke 15.
Sabtu, 3- Oktober- 2015, bertempat di Aula Kecamatan Purwasari, Karawang.


 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar