MA'HAD ISLAM TERPADU AL- KHAIRIYYAH, SEKOLAH DAN PONDOK PESANTREN.....................DENGAN MOTTO: BERILMU AMALIYAH - BERAMAL ILMIYAH - MENJAGA UKHUWWAH ...........................YAYASAN MIT ALKHAIRIYYAH KARAWANG MENERIMA SEGALA BENTUK DONASI YANG HALAL DAN TIDAK MENGIKAT; MELALUI BANK JABAR . No. Rekening : 0014732411100 atas nama : Pondok Pesantren Al-Khairiyyah Karawang...........................Facebook: khaeruddin khasbullah.....

SEPUTAR AL-KHAIRIYYAH (facebook:: https://www.facebook.com/khaeruddin.khasbullah)

Selasa, 24 Mei 2011

@ ENRICHING THE MOSQUE BY SEVERAL POSITIVE ACTIVITIES

English edition by: H.Khaeruddin Khasbullah
Original Indonesian Edition by: Rifa’i Ahmad.

[9.18] "None should inhabit the mosques of Allah except those who believe in Allah and the Last Day, establish their prayers and pay the obligatory charity, and fear none except Allah. May these be among the guided".
Repentance -Al-Tawba

People (Muslims) is the most valuable asset in the life of Islam Society. In the course of history, the Holy Prophet has given the top priority to coach the people by building the Prophet’s Mosque (Nabawi) rather than building His palaces or private homes. Rasulluah built the Nabawi Mosque in order that He could directly guided, trained, coached and taught the people under His direct supervision.



Prophet Muhammad started building city of Medina from the mosque. He managed to create the mosque became Markazul Islamiyah (Islamic center). All the activities of the Prophet and the Muslims at that time focused on the mosque, ranging from issues of worship, tactics, muamalah (Human relation activity), even the Prophet many times received visitors as well as in mosques. Starting from the mosque finally formed a strong civil society, the generation that always behaved based on the Qur'aan and Sunnah.

Nowadays, many mosques are built magnificently, there is even mosque’ dome made of gold, but religious function mainly related to the functions of the mosque, as The Prophet Muhammad has given is fading.

The mosque is only a symbol of pride that has no religious agenda. Fajr Jamaat (Morning Prayer) which has been a benchmark of cohesiveness and quality of one's faith are decreasing and bland. True that there are many assembly religious study groups everywhere but the fact is that they are not yet able to provide the changes or creation of moral and good civil society that we all desire.
Therefore, running the mosque as the Prophet taught is absolutely necessary, because without it the spirit of the mosque will not be able to touch all aspects of society.

MEMAKMURKAN MESJID

”hanyalah orang-orang yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir serta menunaikan sholat, membayar zakat dan tidak takut kepada selain Allah….QS At Taubah 17

Umat merupakan aset yang sangat berharga dalam kehidupan roda Islam, Dalam perjalanan sejarah, Rasulullah Saw mengutamakan pembinaan umat dibanding dengan pembangunan istana atau rumah pribadi beliau, hal ini ditandai dengan pembangunan Masjid Nabawi. Rasulullah pertama kali membangun masjid dengan tujuan agar umat Islam pada waktu itu dapat dibina dan diarahkan dengan baik dan sempurna di bawah pengawasan beliau langsung.

Nabi Muhammad Saw memulai membangun Madinah diawali dari masjid. Beliau berhasil menciptakan masjid menjadi Markazul islamiyah ( Islamic centre ). Seluruh kegiatan Nabi dan kaum muslimin pada waktu itu terpusat di masjid. Mulai dari masalah ibadah, siasat, muamalah, bahkan tidak jarang Rasulullah menerima tamu juga di Masjid. Dan dari masjid inilah akhirnya terbentuk suatu masyarakat madani yang tangguh, generasi pilihan yang selalu melandasi perilakunya dengan kitabullah dan sunnah rasulNya.
Dewasa ini, banyak masjid dibangun dengan megah, bahkan ada yang kubahnya terbuat dari emas, namun syiar keagamaan terutama terkait dengan fungsi masjid sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Baginda Nabi semakin pudar.

Masjid hanya menjadi simbol kebanggaan saja yang nihil agenda keagamaan. Jamaah Subuh yang menjadi tolok ukur kekompakan dan kualitas iman seseorang semakin sepi dan hambar. Majelis ta’lim memang dibuka dimana-mana namun pada kenyataannya tak mampu memberikan perubahan apapun dan penciptaan akhlak masyarakat madani yang di idam-idamkan.
Oleh sebab itu, menjalankan masjid sebagaimana yang pernah diajarkan Nabi mutlak perlu, sebab tanpa hal itu maka ruh masjid tidak akan dapat menyentuh seluruh aspek lapisan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar