MA'HAD ISLAM TERPADU AL- KHAIRIYYAH, SEKOLAH DAN PONDOK PESANTREN.....................DENGAN MOTTO: BERILMU AMALIYAH - BERAMAL ILMIYAH - MENJAGA UKHUWWAH ...........................YAYASAN MIT ALKHAIRIYYAH KARAWANG MENERIMA SEGALA BENTUK DONASI YANG HALAL DAN TIDAK MENGIKAT; MELALUI BANK JABAR . No. Rekening : 0014732411100 atas nama : Pondok Pesantren Al-Khairiyyah Karawang...........................Facebook: khaeruddin khasbullah.....

SEPUTAR AL-KHAIRIYYAH (facebook:: https://www.facebook.com/khaeruddin.khasbullah)

Kamis, 31 Maret 2011

TSUNAMI, DARI ACEH HINGGA JEPANG. SEBUAH RENUNGAN.

SERAYA MENGENANG KEMBALI TSUNAMI DI ACEH


INDONESIAKU MENANGIS UNTUK ACEH
Oleh: H.Khaeruddin Khasbullah














Dipagi yang cerah itu
Minggu, dua enam,dua belas, nol empat
Tidak seorangpun menyangka
Bencana datang tiba- tiba
Bumi bergetar
Ombak menggelegar
Hingar bingar
Gempar!!!

Semuanya terperangah
Terkejut
Terhentak
Terhenyak
Terkoyak
Luluh lantak dalam terjangan ombak

Menangis, menjerit, lari, lari!
Semuanya berbaur dalam histeri
Korban- korban berjatuhan
Tubuh- tubuh bergelimpangan
Pohon, bangunan, berantakan
Sawah ladang bak lautan

Semuanya terpana
Semuanya terkesima
Semuanya tak menyana
Bencana begitu tiba- tiba

Ya Tuhan, Engkau sedang tunjukkan keperkasaan Mu
Dalam kedahsyatan alam ciptaan Mu
Dan betapa tiada dayanya para hamba Mu
Adakah ini kemurkaan Mu?
Ataukah ujian untuk para kekasih Mu?
Agar tercatat diantara para Syahid Mu?
Nabire Alor dan kini Aceh dalam cobaan Mu.





Tuhan, kini dalam suasana duka
Diantara wajah- wajah hampa.
Dan berbaurnya bau anyir bangkai manusia
Dalam isakan tangis duka Indonesia
Kami sujud kehadirat Mu, memohon dan berdo'a

Hanya kepada Mu ya Allah segala harapan
Limpahkan untuk mereka kesabaran
Teguh, tegar dalam cobaan
Untuk meraih kembali masa depan
Bangkit kembali dari puing kehancuran

Ya Allah, catatlah yang gugur Sebagai syuhada
Karuniai mereka anugerah sorga
Bangun kembali Sang Iskandar Muda
Benteng Barat Bangsa Indonesia

Karawang, 29/12/04








“AMBILLAH HIKMAH…….DARI GEMPA JEPANG”

Simple for Japanese but extremely diff or near impossible for the rest of the world hats off for the citizens of japan.

Suatu hal sederhana bagi masyarakat Jepang, tetapi sangat beda atau bahkan hampir mustahil dilakukan bagi masyarakat dunia lainnya.

Kita patut ANGKAT TOPI untuk MASYARAKAT Jepang



10 SIMPLE THINGS TO LEARN FROM JAPAN 

10 Hal Sederhana yang dapat dipelajari dari Jepang.


1. THE CALM
Not a single visual of chest-beating or wild grief. Sorrow itself has been elevated

KALEM
Tidak ada satu orang pun yang tampak memukul- mukul dada atau menunjukkan kesedihan yang tak terkendali. Kesedihan dengan sendirinya telah hilang.


2. THE DIGNITY
Disciplined queues for water and groceries. Not a rough word or a crude gesture.

BERMARTABAT
Disiplin MENGANTRE untuk mendapatkan air dan bahan makanan. Tidak tampak ada kata kasar atau sikap kasar (atau berebut satu sama lain).

3. THE ABILITY
The incredible architects, for instance. Buildings swayed but didn’t fall.

KEMAMPUAN
Penguasaan arsitektur yang luar biasa. Misalnya, Bangunan- bangunan bergoyang terkena gempa namun tidak runtuh.

4. THE GRACE
People bought only what they needed for the present, so everybody could get something.

KASIH SAYANG
Orang-orang hanya membeli apa yang mereka butuhkan untuk saat ini, sehingga semua orang bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan.
(Bahkan saat gempa bumi Kobe, 17- Januari- 1995, dilaporkan ada beberapa department store yang buka 24 jam tanpa pelayan, cukup dengan tulisan: “Mohon maaf, karena listrik mati dan pelayan tidak ada, silahkan ambil barang seperlunya, dan pembayaran tolong masukkan kekotak yang tersedia sesuai harga yang tertera….”).

5. THE ORDER
No looting in shops. No honking and no overtaking on the roads. Just understanding.

SESUAI ATURAN
Tidak ada penjarahan di toko-toko. Tidak ada yang membunyikan klakson dan tidak ada yang menyalip di jalan. Mereka saling memahami situasi.

6. THE SACRIFICE
Fifty workers stayed back to pump sea water in the N-reactors. How will they ever be repaid?

PENGORBANAN
Lima puluh pekerja tetap tinggal kembali untuk memompa air laut dalam reaktor-Nuklir. Bagaimana cara membalas pengorbanan mereka? (mereka pasti mati kena radiasi!!!).

7. THE TENDERNESS
Restaurants cut prices. An unguarded ATM is left alone. The strong cared for the weak.

KEPEDULIAN
Restoran memotong harga. ATM tak terjaga dibiarkan saja. Yang kuat peduli untuk
yang lemah.


8. THE TRAINING
The old and the children, everyone knew exactly what to do. And they . did just that.

PELATIHAN
Orang tua dan anak-anak, masing- masing tahu persis apa yang harus dilakukan. Dan itu mereka lakukan (sesuai pelatihan).

9. THE MEDIA
They showed magnificent restraint in the bulletins. No silly reporters. Only calm reportage.

MEDIA
Mereka (para jurnalis) menunjukkan pengendalian diri yang luar biasa di KORAN. Para wartawan tidak memberitakan yang konyol. Hanya sebuah reportase yang tenang.


10. THE CONSCIENCE
When the power went off in a store, people put things back on the shelves and left quietly

HATI NURANI
Ketika Listrik mati di sebuah toko, pembeli menaruh barang- barang kembali pada rak
nya dan pergi dengan tenang.

“Khudzil Hikhmata Min Ayyi Wi’aa-in Khorojat” =
“Ambillah Hikmah Kebijaksanaan dari manapun ia keluar” (Al- Hadist).


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar