Tanbihun – Tawassul adalah berdoa dengan perantara, sedari dulu ulama dipenjuru dunia memperbolehkan dan mengamalkan tawassul baik dengan amal sholih, ataupun dengan pribadi dan kedudukan nabi Muhammad SAW serta para auliya’. Hanya saja semenjak datangnya gelombang pembaharuan yang dihembuskan oleh Muhammad Bin Abdul wahhab, maka terjadi goncangan ditubuh umat Islam. Mereka yang mengamalkan tawassul kepada Nabi dan para wali dicap sebagai biang Bid’ah dan Syirik. Bukan cuma itu, sejumlah auliya’ Alloh dihujat habis-habisan mulai dari Syaikh Ahmad Badawi sampai para wali songo di tanah jawa. ( Ada CD rekaman ceramah ustadz mereka pada penulis ).
SEPUTAR AL-KHAIRIYYAH (facebook:: https://www.facebook.com/khaeruddin.khasbullah)
Kamis, 20 Oktober 2011
Rabu, 05 Oktober 2011
WALISONGO TERNYATA TIDAK HANYA "SONGO" (SEMBILAN)
e
WALI SONGO TERNYATA LEBIH DARI “SONGO (9)”
Diterjemahkan oleh: H. Khaeruddin Khasbullah, dengan beberapa tambahan
Judul asli:
Walisongo
The Nine Sufi Saints of Java
The Nine Sufi Saints of Java
“Tiada seyogyanya seseorang patut menjadi pemimpin suatu bangsa
Kecuali tatkala ia telah menguasai tiga hal, yakni:
- Ilmunya para ulama dan para cendekia
- Kebijaksana an para bijak bestari,
- Dan Ia telah memiliki siasat raja- raja……”.
(Syekh Abdul Qodir Al- Jiilany)
Minggu, 25 September 2011
SYEKH ABDUL QODIR AL-JIILANY BERBICARA TENTANG TAQWA
ANEKA RAGAM MAKNA TAQWA MENURUT SYEKH ABDUL QODIR AL- JIILANY
Oleh: H. Khaeruddin Khasbullah
Sering kita mendengar sang Khotib saat berkhotbah menjelaskan maksud dan arti makna kalimat TAQWA dengan definisi yang hampir seragam, yakni: ”Melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangannya”.
Ternyata definisi ini hanya merupakan sebagian kecil dari sekian banyak definisi yang diberikan ulama tentang hal itu. Berikut ini diantara beberapa definisi tentang TAQWA tersebut yang diberikan para ulama, di nukil dari kitab AL- GHUNYAH karya Syekh Abdul Qodir Al- Jiilany Jilid I yang telah beliau paparkan tak kurang dari 4 halaman dari halaman 141 sampai halaman 145, berisi lebih dari 50 definisi yang ber- aneka ragam- yang semuanya setelah diteliti merujuk kepada Al- Qur’an dan Sunnah Rasul . Disini penulis hanya akan mengambil beberapa definisi saja yang dinukil dari halaman 141:
Kamis, 08 September 2011
@ AMALAN SUNNAH HARIAN
Amalan Sunnah yang dicintai rasul
Rasululloh bersabda dalam hadist Qudsy, dimana Allah SWT berfirman:
..................................................................................
وما تقرب إلي عبدي بشئ أحب إلي مما افترضت عليه ولا يزال عبدي يتقرب إلي با لنوافل حتى أحبه - فإذا أحببته كنت سمعه الذي يسمع به وبصره الذي يبصر به - ويده الذي يبطش به - ورجله التي يمشي بها - وإذا سألني لأأعطينه ولئن استعاذني لأعيذنه ---رواه البخاري
"....Dan tidaklah seorang hamba Ku mendekat kepada Ku dengan sesuatu yang AKU cintai melebihi dari apa- apa yang TELAH AKU WAJIBKAN kepadanya. Dan tidaklah seorang hamba Ku mendekat kepada Ku dengan MELAKUKAN AMAL- AMAL SUNAH sehingga (akhirnya) AKU mencintainya. Dan apabila AKU telah mencintainya, maka AKU lah telinganya yang dia gunakan untuk mendengar, dan AKU lah matanya yang digunakan untuk dia melihat, dan AKU lah tangannya yang dia gunakan untuk dia mengambil, dan AKU lah kakinya yang dia gunakan untuk berjalan.. Dan andaikan dia meminta sesuatu pasti aku kabulkan, dan jika ia meminta perlindungan kepada Ku pasti AKU lindungi. Hadist Qudsy riwayat Imam Bukhory.
Selasa, 23 Agustus 2011
@ ZUHUD DAN PENGERTIANNYA MENURUT SYAR'I
ZUHUD DAN PENGERTIANNYA MENURUT SYAR'I
Oleh:H. Khaeruddin Khasbullah.
Sering kita mendengar seseorang berbicara tentang perilaku ZUHUD, konotasinya seakan- akan seorang yang berperilaku zuhud (ZAHID) adalah seseorang yang berpenampilan sangat- sangat sederhana, kurang tidur, selalu berpuasa disiang hari dan melek dimalam hari, tidak mau bergaul dengan masyarakat kebanyakan bahkan MENGASINGKAN DIRI (UZLAH) dari kegiatan bermasyarakat dan menyembunyikan diri ditempat kontemplasi(Khalwat),menjauhkan diri dari segala sesuatu yang bersifat duniawi dan kebendaan.
Oleh:H. Khaeruddin Khasbullah.
Sering kita mendengar seseorang berbicara tentang perilaku ZUHUD, konotasinya seakan- akan seorang yang berperilaku zuhud (ZAHID) adalah seseorang yang berpenampilan sangat- sangat sederhana, kurang tidur, selalu berpuasa disiang hari dan melek dimalam hari, tidak mau bergaul dengan masyarakat kebanyakan bahkan MENGASINGKAN DIRI (UZLAH) dari kegiatan bermasyarakat dan menyembunyikan diri ditempat kontemplasi(Khalwat),menjauhkan diri dari segala sesuatu yang bersifat duniawi dan kebendaan.
Jumat, 29 Juli 2011
@ PUASA ROMADHON DAN HUKUM-HUKUM YANG BERKENAAN DENGANNYA
مؤسسة معهد العلوم الشرعية "الخيرية"
Griya Panorama Indah
Purwasari, Karawang 0264- 313829
---------------------------------------------------------------------------------------------
HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN PUASA RAMADHAN
1. DEFINISI :
Puasa secara bahasa adalah ( الإمساك )/ MENAHAN DIRI. Sesuai firman Allah dalam Surat Maryam:
فقولي اني نذرت للرحمن صوما – ولن أكلم اليوم إ نسيا
“......Maka katakan olehmu (wahai Maryam) bahwa aku bernadzar untuk berpuasa menahan diriku- (yakni) aku tak akan berbicara dengan seorang manusia pun”. Q.S. Maryam 26.
Adapun secara Syar’i, makna Shiyam ialah menahan diri dari makan, minum, bersenggama dan dari segala yang membatalkan shiyam mulai dari terbit fajar shiddiq/ fajar yang kedua sampai terbenamnya matahari dengan disertai niat beribadah pada Allah. Firman Allah Ta 'ala:
Griya Panorama Indah
Purwasari, Karawang 0264- 313829
---------------------------------------------------------------------------------------------
HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN PUASA RAMADHAN
1. DEFINISI :
Puasa secara bahasa adalah ( الإمساك )/ MENAHAN DIRI. Sesuai firman Allah dalam Surat Maryam:
فقولي اني نذرت للرحمن صوما – ولن أكلم اليوم إ نسيا
“......Maka katakan olehmu (wahai Maryam) bahwa aku bernadzar untuk berpuasa menahan diriku- (yakni) aku tak akan berbicara dengan seorang manusia pun”. Q.S. Maryam 26.
Adapun secara Syar’i, makna Shiyam ialah menahan diri dari makan, minum, bersenggama dan dari segala yang membatalkan shiyam mulai dari terbit fajar shiddiq/ fajar yang kedua sampai terbenamnya matahari dengan disertai niat beribadah pada Allah. Firman Allah Ta 'ala:
Selasa, 12 Juli 2011
@ SHOLAT SUBUH KEPAGIAN? PEMBAHASAN LEBIH LANJUT.
Pada kesempatan tulisan yang lalu pernah ditulis sebuah artikel dari kami yang isinya merupakan bantahan kami atas tulisan yang ISINYA MENYALAHKAN JADWAL WAKTU SHOLAT KITA, bahkan menurut mereka waktu subuh secara salah kaprah dilakukan terlalu cepat +/- 20 menit. Untuk lebih menguatkan bantahan kami, disini kami nukilkan BEBERAPA BANTAHAN DARI PARA MUFTI DARI BELBAGAI NEGARA, termasuk dari Saudi Arabia.
Langganan:
Postingan (Atom)